Friday, October 24, 2003

My Poem: 'Sekedar Angan'


Ketika aku sedang tersenyum
Aku ingin seluruh dunia ikut tersenyum
Ketika aku sedng bersedih
Aku ingin seisi unia menghiburku

Tetapi...
Saat senyumku mengembang
Seluruh penjuru dunia bermuram durja,
bahkan pelita temaran pun enggan memancarkn cahayanya
Saat dukaku menyeruak tubuh ini
Seisi dunia berceloteh riang,
bahkan sedikit iba tidak terbias pada katupan kelopak mata

Anganku melayang...
Aku ingin dunia berbagi

Bagai padang dengan perdu yang menghijaukan tatapan mata
Bagai langit dengan mega yang memberi nilai pada bumi
Bagai pohon dengan tunas yang menyinarkan setitik harap

Anganku terpendar...
Kehampaan yang terhias dari mekarnya sekuntum mawar,
menceraikan rangkaian kelopak bersinar
Keceriaan yang terbersit dari padamnya sumbu lentera,
menyinari setapa harap bersemi